Lets speak English right now!.
Halaman English Corner ini bersumber dari Milis VOA dengan programnya How Do You Say That.
Kamu boleh ikut membuat kalimat dengan topik kata yang sedang dibahas melalui kolom komentar .
_________________________________________________________________

28 Maret 2008
“Sudah dari sananya”
“It is in his/her blood/character”
“Sandra never smile at all, even if she is happy, it is in her character”.
Artinya:
“Sandra tak pernah senyum meskipun dia sedang senang, memang sudah dari sananya”.
__________________________________________________
4 April 2008
“Kesan” – “Impresion”
“The movie is very impresive since it’s adopted from a true story”.
Artinya:
“Film itu sangat mengesankan karena diangkat dari kisah nyata”.
__________________________________________________
11 April 2008
“Naksir” – “To have a crush on someone”
“When I was in grade school, one of the boys had a crush on his teacher.
Artinya:
“Sewaktu saya masih SD, salah seorang teman laki-laki saya naksir gurunya”.
__________________________________________________
25 April 2008
“Patah semangat” – “Despair”
“Don’t despair, things will always get better. Time heals all”.
Artinya:
“Jangan patah semangat, segalanya akan lebi baik. Waktu adalah obatnya”.
——————————————-
13 Juni 2008
“Jengkel” – “Furious”
“He was furious when he was arrested for doing nothing wrong”.
Artinya:
“Dia jengkel sekali ketika ditangkap meskipun tidak melakukan apapun”.
———————————————————
19 Juli 2008
“Berlagak pilon” – “Pretend to be naive“
“A person can be ignorant without being stupid”.
Artinya:
“Seseorang yang berlagak pilon bukan berarti benar-benar bodoh”.
—————————————————
26 Juli 2008
“Ceplas-ceplos” – “Blunt”
“John always speaks bluntly”.
Artinya:
“John selalu bicara ceplas-ceplos”.
“Jangan macam-macam” – “Do not mess”
"When you drive on a Texas road, you will see an official "Do not messwith Texas" sign, to make Texas a better place to live". Artinya: "Kalau berkendaraan di jalan raya Texas, anda akan menemukan gambartempel resmi di mobil bertuliskan "Jangan macam-macam dengan Texas",untuk menjadikan tempat tinggal yang lebih baik".

Maret 29, 2008 pada 11:22 pm
Amik never can’t quiet in the class, it is in her character.
April 6, 2008 pada 4:52 am
Ustadz nulisnya keliru, seharusnya pronoun-nya bukan her tapi his. terus seharusnya kata can’t atau never-nya dihilangkan salah satu, kalau ditulis dua kali nanti kalimatnya malah tidak jelas, karena keduanya menunjukkan kalimat negatif.
April 6, 2008 pada 6:29 am
jadi begini ya?
amik can’t quiet in the class, it is his character
kalo salah di koreksi lagi ya…
thank you.