SAAT itu ada sebuah pertandingan sepak bola antara tim Malaysia melawan tim Thailand. Baru babak pertama mulai, gawang tim Malaysia sudah kebobolan. Sesaat kemudian ada pemain Malaysia mendapat kartu merah karena melanggar salah satu pemain tim Thailand . Kejadin itu membuat keadaan menjadi tegang dan pelanggaran-pelangaran keras pun kerap terjadi.
Akhirnya supporter kedua tim tak kuat menahan emosi. Dan kemudian para supporter mulai memasuki wilayah permainan. Karena terlalu banyak supporter yang memadati lapangan hijau. Polisi tidak bisa mencegah terjadinya keributan walaupun menggunakan senjata.
Diantara kerumunan supporter ada seorang kakek tua yang sedang memunguti sampah dan terinjak-injak oleh kaki para supporter. Akhirnya nyawa kakek tua itu tak terselamatkan lagi. “innalillahi wa innailaihi roji’un”, dan akhirnya pertandingan itu pun dihentikan dan jasad kakek tua itu diangkat dan segera dimakamkan yaitu di tengah lapangan hijau sebagai tanda betapa kerasnya partandingan sepakbola itu hingga menjadikan seorang kakek tua harus mengorbankan nyawanya. Dan sejak itu lapangan hijau itu tak pernah lagi menjadi tempat pertandingan sepakbola. (choby)


Januari 13, 2009 pukul 9:55 am
laen kali yg lebih canggih editan gbr x
Desember 27, 2011 pukul 12:39 am
UEEEEKKKK,,,,,,,